Tampilkan postingan dengan label Knowledge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Knowledge. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Juni 2010

Mungkinkah Seseorang Meninggal Karena Ketakutan


Setiap orang pasti memiliki ketakutan terhadap sesuatu baik itu binatang, makhluk halus atau kondisi tertentu. Tapi apakah ketakutan yang mendalam bisa membuat seseorang meninggal?

Sering kali orang mendengar ucapan, 'Kau membuatku takut setengah mati' atau 'Kau membuatku takut hingga ingin mati'.

Ungkapan-ungkapan tersebut bukanlah kalimat asing, tapi tidak banyak masyarakat yang mengetahui bahwa ketakutan yang mendalam memang bisa membuat seseorang benar- benar mati.

Seperti dikutip dari Howstuffworks, Selasa (8/6/2010) saat seseorang merasa ketakutan yang mendalam hingga berpikiran akan mati, maka hal-hal spesifik akan terjadi di dalam tubuh. Respons ini adalah suatu reaksi fisik dari rasa takut dan dikenal dengan respons 'fight and flight'.

Hal ini akan membuat lonjakan kekuatan yang masuk ke dalam otot sehingga membuat seseorang bernapas lebih cepat dan zat kimia yang bernama adrenalin akan memompa masuk ke dalam aliran darah.

Dalam beberapa kasus, ketika ancaman atau ketakutan tersebut hilang tubuh secara otomatis akan kembali normal.

Namun beberapa dokter percaya jika ketakutan yang dirasakan orang tersebut cukup besar, maka sentakan dari senyawa kimia bisa langsung menuju jantung dan menyebabkan seseorang meninggal saat itu juga.

Selain itu faktor tubuh yang mengalami stres tingkat tinggi akibat rasa takutnya juga turut mempengaruhi atau memperburuk kondisi ini.

Kematian ini disebut dengan kematian mendadak (sudden death) yang secara umum didefinisikan sebagai kematian alami, yaitu kematian yang tidak terduga bisa terjadi pada seseorang yang sebelumnya tidak menunjukkan suatu gejala yang mengancam jiwa. Sebagian besar orang yang mengalami kejadian ini sebelumnya menunjukkan gejala penyakit jantung.

Walter B. Cannon, seorang psikolog dari Harvard menuturkan penyebab kematian yang utama terdapat pada sistem saraf simpatik yang terlalu aktif. Pada dasarnya sistem saraf simpatik ini mengaktifkan respons 'fight-or-flight', tapi pada kondisi ketakutan respons ini tidak pernah mati.

Akibat kondisi tersebut respons 'fight-or-flight' menyebabkan pembuluh darah mengerut, sehingga oksigen dari jantung yang sangat berharga tidak akan bisa dibawa ke beberapa organ. Hal ini tentu saja bisa merusak organ tubuh akibat tidak mendapatkan asupan oksigen.

Sebaliknya sentakan adrenalin ke jantung hampir sama seperti sejumlah besar kokain yang masuk ke dalam tubuh, sehingga bisa mematikan beberapa organ.

Film-film menakutkan juga bisa membuat seseorang meninggal menjadi suatu ancaman nyata. Hasil ini menunjukkan bahwa kematian bisa terjadi akibat luapan emosi yang berlebihan termasuk emosi kesenangan, kemarahan atau ketakutan. Karena itu semua orang berisiko mengalami kondisi seperti ini.


Sumber : detikHealth.com

Jumat, 30 April 2010

Website/Link Peramal Cuaca Secara Online

Link untuk meramal cuaca, Lokal maupun internasional disini

[Karena keterbatasan waktu, maka posting ini akan di update nanti, dalam kurun waktu secepatnya. Terima kasih atas pengertiannya]

Selasa, 02 Maret 2010

Radiasi Ponsel Cegah Otak Tidak Pikun


Di tengah-tengah perdebatan yang menyebutkan radiasi ponsel memicu tumor otak, ada satu hasil studi terbaru yang berlawanan. Radiasi ponsel rupanya mampu meningkatkan kemampuan memori otak.

Setidaknya inilah hasil studi yang diuji coba pada 96 ekor tikus. Gelombang radiasi yang dipancarkan ponsel disebut-sebut bisa meningkatkan aktivitas otak, bahkan melawan penyakit alzheimer, yaitu kepikunan yang disebabkan menurunnya fungsi saraf otak yang kompleks dan progresif karena otak kekurangan gizi.

"Temuan ini sungguh mengejutkan, paparan radiasi ponsel rupanya melindungi memori otak tikus yang memperlihatkan gejala alzheimer," kata ketua studi Gary Arendash dari Florida Alzheimer's Disease Research Center.

Seperti dilansir LiveScience, Kamis (7/1/2010), studi ini dengan sengaja memberikan paparan radiasi ponsel secara terus menerus pada tikus yang memiliki gejala alzheimer. Gelombang elektromagnetik dari ponsel yang didekatkan pada tikus terbukti ampuh menghilangkan kadar beta-amyloid, yaitu protein yang berkaitan erat sebagai pemicu penyakit alzheimer.

Kelompok tikus normal dengan yang memiliki gejala alzheimer sama-sama diberikan paparan radiasi ponsel dalam jangka waktu dua setengah jam per hari selama tujuh hingga sembilan bulan.

Pada hasil pemindaian otak tikus, terlihat bahwa gumpalan beta-amyloid yang juga biasa disebut plak pada otak berangsur-angsur menghilang setelah terkena paparan radiasi ponsel. Para ahli berspekulasi bahwa radiasi ponsel meningkatkan temperatur otak, sehingga menyebabkan sel otak melepaskan plak 'kotor' tersebut.

Mereka pun memprediksi, efek yang sama mungkin juga terjadi pada manusia. Jika benar demikian, radiasi ponsel dapat dimanfaatkan untuk mencegah dan memerangi penyakit tertentu pada manusia. Kendati demikian, penelitian pada tikus tidak selamanya dapat langsung diterapkan pada manusia, sehingga diperlukan studi lebih mendalam untuk membutikannya.

Sumber : OkeZoNE

Mata Udang Jadi Inspirasi Teknologi DVD


Udang raksasa bermata besar yang hidup di wilayah perairan Great Barrier Reef Australia, rupanya bisa menjadi sumber inspirasi bagi perkembangan teknologi DVD.

Para ilmuwan menyebutkan, mata besar milik udang ini ibarat kunci ilmu dalam pengembangan pemutar DVD berkualitas tinggi.

Di negara asalnya, udang ini biasa disebut dengan udang Mantis. Sementara para penyelam menjulukinya 'thumb splitters' karena cakarnya yang terlihat galak.

Udang bermata besar ini bisa melihat 12 warna dasar. Kemampuan ini empat kali lebih hebat dibandingkan kemampuan penglihatan mata manusia. Udang Mantis juga bisa mendeteksi jenis polarisasi cahaya yang berbeda-beda.

Tim dari University of Bristol telah melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana si udang melakukan hal tersebut. Diketahui, udang Mantis menggunakan sel cahaya ajaib super sensitif yang mengitari bidang polarisasi cahaya saat memasuki indra penglihatan.

Manusia pun menciptakan perangkat pemutar DVD dan CD yang meniru cara kerja mata udang. Bedanya, perangkat buatan manusia bekerja sangat baik hanya untuk satu warna. Sementara mata udang bekerja sempurna untuk seluruh spektrum yang terlihat, dari mulai cahaya ultra violet jarak dekat hingga sinar infra merah.

"Mekanisme yang kami temukan pada mata udang ini belum ada dalam perangkat ciptaan manusia. Mata udang bekerja sangat menakjubkan dan lebih baik dari perangkat ciptaan manusia," kata salah satu peneliti Nicholas Roberts, seperti dikutip dari News.com, Senin (26/10/2009).

Baik Roberts maupun rekan-rekan ilmuwan lainnya percaya bahwa di dalam sistem dan cara kerja mata udang ini tersimpan membran sel yang bisa diambil sebagai sampel penelitian. Nantinya, sampel ini akan dibuat tiruannya untuk penelitian di laboratorium menggunakan cairan kristal.

Sumber : OkeZoNE

Jumat, 26 Februari 2010

Mengapa Nyamuk Suka Darah Manusia?


Banyak yang tidak menyukai nyamuk karena suka mengigit dan meminum darah manusia(kayak vampir aja). Tapi, tahukah kenapa nyamuk suka darah manusia? Bagi anda yang bertanya-tanya tentang pertanyaan ini, mungkin anda perlu membaca artikel dibawah ini.

Ahli kimia ekologi Walter Leal mengadakan uji coba untuk mengetahui penyebab nyamuk gemar akan darah manusia.

Pada percobaan ini, Leal dan timnya mencari tahu apakah manusia menghasilkan bau tubuh tertentu yang bisa menarik perhatian nyamuk. Rupanya, penyebab utama nyamuk tertarik pada manusia terletak pada zat bernama nonanal.

Nonanal merupakan zat yang diproduksi tubuh manusia dan burung dan mengeluarkan aroma cukup kuat untuk menarik perhatian nyamuk Culex.

Leal kemudian mengukur kadar nonanal pada tubuhnya sendiri. Pengukuran kadar nonanal dilakukan dengan cara menyuntikkan alat seperti suntikan pada kulit lengannya. Setelah itu lengan Leal dibungkus dengan aluminum foil untuk mengisolasinya dari lingkungan. Satu jam kemudian, ujung suntikan diinjeksikan ke dalam sebuah perangkat khusus guna melihat seberapa besar kadar nonanal yang diproduksi tubuh Leal.

"Kadar nonanal dalam tubuh saya cukup banyak. Saya melepaskan sekira 20 nanogram nonanal setiap jamnya dan itu termasuk cukup tinggi," kata Leal seperti dikutip dari Live Science, Senin (25/1/2010).

Menurut Leal, hasil ini menjelaskan pengalamannya ketika berkunjung ke Meksiko dua tahun lalu. Saat itu dia menjadi sasaran empuk nyamuk meskipun telah melakukan berbagai pencegahan untuk menghalau mereka.

"Ada banyak sekali nyamuk di sana. Agar tidak digigit, saya menyemprotkan anti nyamuk di seluruh bagian tubuh saya, termasuk rambut," kata Leal.

Dia sangat terkejut karena semprotan anti nyamuk dan pakaian tebal yang menutupi seluruh tubuhnya tak mampu menghalau serangan nyamuk. Makhluk penghisap darah tersebut tetap bisa menggigitnya, hingga menembus kaus kaki dan baju yang tebal.

"Nyamuk bahkan bisa menembus bahan jeans selama mereka tahu, terdapat pembuluh darah di balik pakaian yang dikenakan. Mereka bisa merasakan hawa panas dari tubuh manusia," tandasnya.

Jadi, hal tersebut jangan dianggap aneh karena riset ini sudah dinyatakan oleh pakarnya.

Sumber : OkeZoNE

Monyet Juga Pandai Matematika


Hasil studi terbaru yang dilakukan para peneliti Jerman menyebutkan, monyet memiliki kemampuan dasar matematika.

Monyet terbukti memiliki kemampuan berhitung. Kesimpulan ini didapat setelah peneliti menguji monyet menentukan jumlah titik yang muncul pada sebuah layar. Mereka bisa menebak jumlah titik tersebut bertambah atau berkurang.

Hasil percobaan menunjukkan mereka bisa membuat keputusan berdasarkan apa yang mereka temukan. Professor Andreas Nieder dari University of Tubingen, Jerman, yang memimpin studi ini yakin temuan ini menandakan bahwa kemampuan dasar matematika "hard-wired into evolution".

"Ini adalah kemampuan matematika versi primitif yang memiliki manfaat dalam proses bertahan hidup," kata Andreas seperti dikutip dari Telegraph, Jumat (22/1/2010).

"Contohnya pada saat mencari makan, kemampuan ini bermanfaat untuk memilih pohon yang memiliki lebih banyak buah," tambahnya.

Andreas kemudian menjelaskan, kemampuan berhitung sama pentingnya bagi monyet untuk mengetahui jumlah individu dalam kelompok mereka dan membandingkannya dengan kelompok lain yang menjadi pesaing atau lawan mereka. Dengan demikian, monyet bisa tahu apakah mereka terancam oleh kelompok lain atau tidak.

Dalam studi ini monyet yang menjadi partisipan dilatih untuk mengenali jumlah titik yang ditampilkan pada sebuah layar. Mereka ditugaskan membandingkan jumlah titik yang ditampilkan layar berikutnya.

Jika jumlah titik bertambah dari yang ditampilkan pada layar sebelumnya, monyet itu diminta menarik semacam alat pengungkit. Sebaliknya jika jumlah titik lebih sedikit dari yang ditampilkan di layar sebelumnya, monyet tidak akan menarik pengungkit.

Monyet yang menebak dengan benar diberikan apel dan air minum sebagai hadiah atas kepintaran mereka. Dari studi ini juga diketahui bahwa rata-rata tingkat akurasi tebakan monyet yang di uji adalah sebesar 90 persen.

Sumber : OkeZoNE

Riset: Anjing Lebih Baik Daripada Kucing



Pada sebuah studi yang meneliti karakter, kecerdasan dan kegunaan seekor hewan,
memperlihatkan bahwa anjing merupakan hewan peliharaan yang lebih unggul ketimbang kucing, terutama dalam hal kegunaannya bagi manusia.

Para ahli membandingkan 11 ciri-ciri hewan yang dilihat berdasarkan berbagai kategori, mulai dari ukuran otak hingga dampak mereka terhadap lingkungan. Dalam penelitian tersebut, anjing lebih unggul dalam enam kategori, sementara kucing hebat dalam lima kategori. Demikian keterangan yang dikutip dari News.com, Kamis (10/12/2009).

Pertama-tama peneliti mendaftar bidang-bidang apa saja yang menjadi kelebihan kucing. Daftar ini termasuk otak yang lebih besar dari proporsi ukuran tubuh mereka.

Kucing memiliki lebih banyak sel pada otaknya. Tercatat ada lebih dari 1,4 juta sel pada otak kucing yang lebih banyak digunakan untuk melakukan berbagai fungsi kompleks seperti daya ingat dan perhatian.

Poin lain yang mencerminkan keunggulan kucing, hewan ini disukai lebih banyak orang. Di negara yang masuk kategori 10 besar negara dengan pemelihara kucing terbanyak, ada 204 juta orang yang memelihara kucing. Sebaliknya, hanya ada 173 juta anjing yang dipelihara di 10 negara dengan jumlah pemelihara anjing terbanyak.

Kucing pun dikenal sebagai hewan peliharaan yang lebih ramah lingkungan. Kucing memiliki nafsu makan lebih kecil sehingga tidak banyak mengkonsumsi makanan, hal ini menghasilkan gas karbon yang lebih sedikit pula. Untuk anjing berukuran kecil seperti chihuahua, mereka menghasilkan gas karbon tahunan yang setara dengan karbon yang dihasilkan oleh rata-rata kucing berukuran besar.

Namun dari penelitian tersebut, beberapa kategori yang berhubungan dengan interaksi hewan dan manusia, menempatkan anjing lebih baik ketimbang kucing.

Anjing memiliki sejarah lebih panjang dalam interaksinya dengan manusia, mereka juga telah menjadi hewan peliharaan sejak 135.000 tahun lalu. Sementara kucing relatif disebut sebagai pendatang baru di rumah-rumah para pemelihara hewan. Anjing pun memiliki kemampuan yang sangat baik dalam berhubungan dengan 'majikan' mereka.

Selain itu, anjing menampilkan kekuatan superior dalam hal kemampuan memahami kata. Salah satu studi terpisah menyebutkan, seekor anjing gembala bernama Rico mampu memahami lebih dari 200 kata yang diajarkan majikannya. Anjing bisa mengikuti gerakan isyarat manusia, seperti menjulurkan tangan atau mengangukkan kepala untuk menemukan makanan.

Hal lain yang sangat menonjolkan kelebihan anjing adalah manfaatnya bagi lingkungan sekitar. Kemampuan anjing dalam menuntut tunanetra berjalan menjadi poin kelebihan anjing yang tidak dimiliki kucing. Anjing, dikenal sebagai hewan cerdas yang mudah diajari. Anjing bisa bertingkah sebagai pemburu, membantu kepolisian melacak keberadaan korban, mendeteksi datangnya gempa, membantu kesembuhan pasien dan lain sebagainya.

Yah, karena itu saya lebih memilih untuk memelihara anjing. ^_^

Sumber : OkeZoNE

Senin, 11 Januari 2010

Seperti Apakah Internet Di 2020?



Perkembangan internet semakin hari semakin bertambah, baik dari pengguna sampai dari sisi kecanggihan teknologi yang ditawarkan. Lalu, seperti apakah internet pada satu dekade (10 tahun) kedepan?

Jika kita melihat dari belakang, situs tentunya sama sekali berbeda dengan sekarang dibanding tahun 2000. Bahkan sangat berbeda dengan apa yang terjadi 40 tahun lalu, ketika pertama kali diciptakan.

Di masa depan, tentunya perubahan akan banyak terjadi lagi. Beberapa pengamat, yang dirangkum PC Advisor, Sabtu (9/1/2010) mencoba menerawang seperti apa internet dalam satu dekade kedepan.


1. Banyak orang yang akan menggunakan internet

Sampai saat ini menurut Internet World Stats mencatat, internet telah mencapai 1,7 miliar pengguna, dengan jumlah penduduk dunia 6,7 miliar orang.

National Science Foundation memprediksi bahwa Internet akan memiliki hampir lima miliar pengguna pada saat itu. Namun, scaling terus menjadi masalah bagi arsitektur internet di masa depan.


2. Internet akan meningkat di
negara berkembang


Sebagian besar pertumbuhan web selama 10 tahun akan datang dari negara-negara berkembang. Menurut Internet World Stats daerah dengan tingkat penetrasi terendah adalah Afrika (6,8 persen), Asia (19,4 persen) dan Timur Tengah (28,3 persen). Sebaliknya, Amerika Utara memiliki tingkat penetrasi 74,2 persen.

Trend internet pada tahun 2020 tidak hanya akan menjangkau lebih banyak lokasi terpencil di seluruh dunia, tetapi juga akan mendukung lebih banyak bahasa dan skrip non-ASCII.


3. Internet akan menjadi jaringan hal, bukan komputer

Sebagai infrastruktur (prasarana) lebih kritis akan terhubung ke internet, web ini diharapkan dapat menjadi perangkat jaringan daripada jaringan komputer.

Internet memiliki sekitar 575 juta host komputer yang, menurut CIA World Factbook 2009. Tetapi NSF mengharapkan milyaran sensor pada bangunan dan jembatan akan terhubung ke internet untuk menggunakan seperti listrik dan keamanan sebagai pemantauan.

Pada tahun 2020, itu diharapkan bahwa jumlah net-sensor akan terhubung lipat lebih besar dari jumlah pengguna.


4. Data Internet akan
mencapai exabyte, mungkin
zettabytes.


Para peneliti telah menciptakan istilah 'exaflood' untuk merujuk pada peningkatan cepat jumlah data, terutama gambar dan video kualitas tinggi ditransfer melalui internet. Cisco memperkirakan bahwa perdagangan global akan tumbuh 44exabytes per bulan pada tahun 2012 - lebih dari dua kali lipat seperti sekarang
ini.


Penyedia konten seperti Google menciptakan konten ini daripada Tier 1 ISP (Internet Service Provider). Pergeseran ini mendorong minat kembali Architecting internet menjadi jaringan konten-sentris, bukan jaringan transportasi.

Kamis, 07 Januari 2010

Taiwan Miliki Spesies Kepiting Mirip Stroberi

Kepiting adalah makhluk beraneka ragam yang terdapat di berbagai samudra. Tetapi bagaimana dengan kepiting yang satu ini, kepiting yang mirip stroberi? Mungkin anda bingung dan tidak percaya. Tapi, silahkan baca berita di bawah ini.

Di Taipei, Ahli biologi makhluk laut di Taiwan, Ho Ping-ho menemukan dua spesies kepiting betina baru yang cangkangnya mirip dengan buah stroberi. Kedua kepiting ini sebenarnya telah ditemukan sejak Juni 2009 silam di Taman Nasional Kenting, Taiwan. Ketika itu, Ho dan timnya tengah melakukan studi mengenai dampak kapal karam terhadap biota laut.

Menurut Ho, kawasan pantai selatan Taman Nasional Kenting memang dikenal sebagai wilayah yang kaya akan makhluk laut yang beraneka
ragam. Ho memerlukan waktu cukup lama untuk menentukan bahwa spesies yang ditemukannya merupakan spesies kepiting baru. Setelah menganalisa sekira 10.000 spesies kepiting, barulah Ho yakin untuk mengumumkan bahwa penemuannya merupakan spesies kepiting paling baru. Demikian keterangan yang dikutip dari Discovery, Rabu (6/Jan/2010).

Saat pertama kali melihatnya, semua orang akan terkesan dengan cangkang kepiting tersebut. Jika pada umumnya cangkang kepiting yang berwarna merah terlihat polos, tidak demikian dengan spesies kepiting baru ini.

Pada cangkangnya yang merah menyala tersebar bintik-bintik kecil berwana putih, mirip buah stroberi. Penampilan seperti inilah yang kemudian membuat kepiting tersebut dijuluki kepiting stroberi.

Ho dan timnya dari National Taiwan Ocean University menyebutkan jenis kepiting stroberi umumnya tinggal di wilayah perairan Hawai, Polynesia dan Mauritius. Namun kepiting yang ditemukannya sedikit berbeda karena memiliki bentuk cangkang seperti kerang dan lebarnya sekira 2,5 cm.

Jumat, 01 Januari 2010

Idealkah Berat Badan Kamu?



"Berat badanku ideal ngak yah?," itulah perkataan orang yang kebingungan mengenai masalah berat badannya. Entah itu wanita maupun pria, kebanyakan orang bingung karena masalah ini, tapi saya akan memberi informasi yang mungkin bisa anda coba.

Tau ngak, berat badan ideal dapat dihitung berdasarkan tinggi badan. Berikut ini adalah rumusan yang diberikan oleh Kaup Devenport:

Berat Badan (gr) ÷ Tinggi Badan² (cm)

atau

BB ÷ TB²


• Nilai :
< 1.83 : Amat Kurus
1.83 - 2.03 : Kurus
2.04 - 2.39 : Normal
2.40 - 2.57 : Gemuk
> 2.57 : Terlalu gemuk

Misal :
Berat Badan 60kg, tinggi 170 cm
Indeks berat badan = 60.000 gr ÷ 170² cm = 2.1 (Normal)



· Catatan dari Penulis ☺ : Perhitungan ini dapat digunakan secara umum, baik untuk pria maupun wanita. ♀ ♂


Jadi, tunggu apa lagi? Daripada kamu mengeluarkan uang lebih, mending kamu coba hitung sendiri supaya hasilnya lebih pasti. Nah, idealkah berat badan kamu?


Sumber : Pocari Sweat